perpisahan....
suatu kata yang sulit untuk dijelaskan....
hai kawan.....
pernahkah engkau berpikir....
pernahkah engkau merenung....
ketika perpisahan datang menghampiri...
entah mengapa setiap perjumpaan selalu ditutup dengan perpisahan....
entah mengapa kita selalu takut ketika perpisahan itu datang......
pernahkah engkau membayangkan...
ketika satu per satu orang di sekelilingmu mulai berpisah darimu.....
atau malah engkau yang pergi berpisah dari mereka......
hai kawan... pernahkah engkau membayangkan orang-orang yang telah berpisah darimu....
entah kawan....
entah keluarga.....
entah sahabat..... dan orang2 yang bahkan engkau anggap tidak penting dalam hidupmu......
mungkinkah semua itu akan kembali lagi padamu......
mungkinkah saat2 engkau dan mereka bersama akan terulang lagi.......
setiap detik dan detak2 jarum jam yang telah kau lewati.....
setiap musim dan lembaran baru yang engkau buka......
selalu menympan suatu memori yang mungkin akan menjadi kenangan terindah bagimu suatu hari nanti....
hai kawan....
pernahkah engkau mengenang kembali masa2 itu... masa2 di mana engkau berkumpul bersama mereka....
hari2 yang telah engkau lewati bersama2 dengan mereka....
meski hanya beberapa hari........
meski hanya mengenal wajah......
entah mengapa.....
hari2 itu....
masa2 itu.....
hanya terlintas sebagai mimpi yang telah kita lewati.....
hanya sebagai mimpi indah yang tidak akan pernah kembali lagi.....
ketika masa itu......
mungkin engkau tak akan pernah mengira bahwa.....
detik itu akan menjadi sebuah bagian dari memori otakmu.....
mungkin engkau tidak akan pernah menyadari...
bahwa perpisahan itu akan datang menghampiri.......
........
detik2 terus berlalu.......
dan tanpa kau sadari...
engkau telah berada di hari ini.....
dengan beberapa orang yang setia berada di sisimu....
hai kawan.....
pernahkah engkau membayangkan.....
bahwa perpisahan itu akan datang kembali.....
tidakkah rasa takut itu akan kembali datang menghampiri.....
ketika engkau membayangkannya.....
cobalah lihat disekelilingmu.....
kawan, sahabat, keluarga mu......
kenanglah hari dan detik ini.....
simpanlah itu di dalam memori mu....
agar jangan sampai kenagan ini hilang daripadamu....
agar jangan sampai engkau menyesal ketika perpisahan itu datang menghampiri....
tengoklah kanan dan kirimu.....
jangan sampai ada bagian yang hilang dari detik ini...
manfaatkan lah masa ini semaksimal mungkin....
agar kelak engkau tidak menyesal......
dengan berbagai kenangan di memori mu....
mungkin sekarang engkau belum merasakan pedihnya perpisahan...
namun, ketika masa ini menjadi kenangan.....
dan mejadi mimpi indah yang telah engkau lewati....
dan ketika engkau ingin kembali lagi ke masa ini.....
segalanya sudah terlambat......
masa ini tak akan pernah kembali lagi padamu.....
orang yang berpisah darimu tak akan pernah kembali lagi.....
mungkin akan........
tapi... sampai kapan engkau akan menunggu......
hingga nanti saatnya engkau akan bertemu lagi....
......
tapi... kapan..........
perpisahan seperti akhir dari sebuah mimpi....
mimpi panjang yang pernah engkau alami......
yang pernah engkau jalani....
entah menyenangkan.....
entah menyakitkan.....
mungkin kah mimpi itu akan terulang.....
sampai kapan.....
kita harus menunggu........
jika memang harus berpisah....
mengapa kita saling dipertemukan......
jika memang itu mimpi....
mengapa kita harus mengalaminya......
hingga kapankah rahasia ini akan terungkap......
hingga masa..........
ini menjadi memori..........